Gelaran Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) LDII tahun 2020 secara resmi telah dibuka oleh Menteri Agama Jend. TNI (Purn) Fachrul Razi dalam situasi yang unik, di tengah kondisi pandemik Covid-19 dimana pelaksanaannya tidak bisa dilakukan secara bertatap muka, sehingga pelaksanaannya dilaksanakan secara virtual, Rabu (19/08/2020).

“Perhelatan nasional LDII tahun ini dilaksanakan dalam situasi yang unik mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemik Covid-19. Mungkin ini pertama kalinya organisasi masyarakat yang melaksanakan Rapimnas secara virtual dan tetap berdemokrasi dalam situasi Covid-19 seperti sekarang ini,” Ketua Organizing Commitee (OC) Rapimnas LDII tahun 2020, H. Rully Kuswahyudi, S. Sos, saat memberikan kata sambutan.

 

Lebih lanjut Rully mengatakan, Rapimnas LDII 2020 diikuti sekitar 3.000 peserta dan peninjau yang tersebar di lebih dari 400 studio di seluruh Indonesia. Sementara untuk pelaksanaan kegiatan secara virtual, Panitia Pelaksana Rapimnas bekerja sama dengan PP Senkom Mitra Polri dalam menyiapkan aspek teknis penyiaran Rapimnas ini.

“Peserta dan peninjau terdiri dari unsur DPW, DPD, Wanhatda, Pondok Pesantren, Majelis Taujih Wal Irsyad, Dewan Pakar, Sekolah dan Ponpes Mahasiswa yang tersebar di penjuru tanah air,” jelasnya.

Rully memberikan kesempatan kepada publik untuk mengikuti Rapimnas LDII 2020, yakni pada acara Pembukaan dan Penutupan Rapimnas LDII 2020, dimana acara ini ditayangkan melalui channel LDII di Youtube secara live. “Silahkan masyarakat mengakses acara Rapimnas ini, terutama saat pembukaan dan penutupan melalui akun LDII di youtube secara live,” terangnya.

Sementara itu Sekretaris Umum H. Dody Taufik Wijaya, Ak., M. Com menjelaskan, Rapimnas ini dilaksanakan untuk memilih Pejabat Ketua Umum DPP LDII. Sebagaimana diketahui Ketua Umum DPP LDII Prof. Dr. KH. Abdullah Syam, M. Sc telah meninggal dunia pada 14 Juli 2020 lalu. Begitu pula Ketua DPP LDII Ir. H. Prasetyo Sunaryo, MT juga telah meninggal dunia pada 31 Juli 2020 dan setahun sebelumnya telah meninggal dunia pula Drs. H. Hidayat Nahwi Rasul (salah satu Ketua DPP LDII).

“Terjadinya kekosongan-kekosongan dalam struktur kepengurusan DPP ini berpotensi membuat berkurangnya kontribusi LDII. Karena itu walaupun harus dilaksanakan secara virtual kegiatan Rapimnas ini sangat penting karena akan menentukan kebijakan strategis LDII di masa selanjutnya.

Selain itu, Dody menegaskan bahwa banyak DPW yang akan melaksanakan Muswil. Dengan terjadinya kekosongan pimpinan DPP ini akan menghambat pelaksanaan Muswil. Terutama dalam hal tanda tangan Ketua DPP yang sangat dibutuhkan untuk acara tersebut.

Usai kegiatan pembukaan dilanjutkan dengan pengarahan dari Ketua Panitia, Ir. H. Criswanto Santoso, M. Sc terkait proses E-Voting untuk pemilihan Pejabat Ketua Umum DPP LDII yang akan berlangsung pada hari Kamis (20/8/2020).

Sementara itu Ketua DPD LDII Kab. Bojonegoro Sapto Priyoraharjo berharap Rapimnas LDII bisa memilih figur PJ Ketum yang mempunyai kemampuan manajerial yang mampu meningkatkan dan mengoptimalkan seluruh potensi SDM yang ada. “PJ Ketum terpilih semoga bisa terus berkontribusi nyata terhadap masyarakat, bangsa & Negara Kesatuan RI serta lebih memasyarakatkan program-program LDII di kalangan masyarakat bawah (akar rumput) sehingga masyarakat bisa langsung merasakan manfaatnya,” ujar Sapto.

0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *