Maha Besar Alloh yang dengan segala keagungan-Nya. Segala puji bagi Alloh, Dzat yang membentangkan bumi sebagai tempat manusia berkampung halaman, Dzat yang telah menggelar langit sebagai atap berteduh, Dzat yang telah menciptakan matahari yang dengan sinarnya memberikan energi bagi kehidupan seluruh mahluk di muka bumi, Dzat yang menggenggam seluruh tatanan kehidupan dijagat raya maupun di akhirat nanti.

Alhamdulillah, dalam rangka menghidupkan sunnah Rosululloh SAW, Pengurus Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Kecamatan Baureno pada tahun 1439 Hijriyah ini telah melaksanakan sholat Idul Adha di Halaman Masjid Al Muhajirin. Usai sholat Idul Adha, langsung dilaksanakan penyembelihan hewan qurban sebanyak 2 ekor sapi dan 1 ekor kambing. Pelaksanaan penyembelihan hewan qurban itu sendiri benrjalan dengan lancar tanpa ada gangguan sedikitpun. Selanjutnya, daging hewan qurban dibagikan kepada masyarakat di lingkungan sekitar.

H. Ahmad Zamah Sari, selaku sesepuh LDII PC Baureno, mengajak kepada seluruh umat Islam untuk meneladani kepatuhan dan keteguhan iman Nabi Ibrohim AS. Ia juga mengajak umat agar dapat melestarikan ibadah qurban ini dan menjadikannya sebagai salah satu amalan andalan. Dalam Hadits Riwayat Bukhori disebutkan :

مَا عَمِلَ آدَمِيٌّ مِنْ عَمَلٍ يَوْمَ النَّحْرِ أَحَبَّ إِلَى اللهِ مِنْ إِهْرَاقِ الدَّمِ، إِنَّهَا لَتَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِقُرُونِهَا ، وَأَشْعَارِهَا ، وَأَظْلاَفِهَا . وَأَنَّ الدَّمَ لَيَقَعُ مِنَ اللهِ بِمَكَانٍ قَبْلَ أَنْ يَقَعَ مِنَ الأَرْضِ ، فَطِيبُوا بِهَا نَفْسًا .

“Tidak ada suatu amalan pun yang dilakukan oleh manusia pada Hari Raya Qurban, lebih dicintai Allah selain dari menyembelih hewan qurban. Sesungguhnya hewan qurban itu kelak di hari Kiamat akan datang beserta tanduk-tanduknya, bulu-bulunya dan kuku-kukunya, dan sesungguh-nya sebelum darah qurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima di sisi Allah, maka beruntunglah kalian semua dengan pahala qurban itu.” (HR. Tirmidzi, no: 1413)

Sebaliknya, dalam HR. Ahmad dan Ibnu Majah, Rosululloh lebih tegas lagi mengatakan, “Barangsiapa mempunyai kelapangan rizqi pada hari tersebut, tetapi enggan berkurban maka Rasulullah mengancamnya supaya jangan mendekati Masjid Rasulullah”.

Lebih lanjut, terang H. Syahri sapaan karibnya, mengatakan bahwa, kita sebagai warga LDII sepatutnya bisa peduli kepada sesama. Karena ibadah qurban seperti inilah menjadi moment yang tepat untuk berbagi. Sehingga jalinan kerjasama antara masyarakat dengan warga LDII bisa semakin harmonis.

“Semoga apa yang kita laksanakan dengan berbagi daging qurban seperti ini bisa bermanfaat kepada sesama,” harap pria yang juga berprofesi sebagai mantri kesehatan tersebut.

1+

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *