Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Bojonegoro menjalin kerjasama dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Bojonegoro dalam hal percepatan pengurusan sertifikat tanah dan aset LDII diseluruh wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Kerjasama ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Ketua DPD LDII Kabupaten Bojonegoro, H. Saptoto Priyo Rahardjo dengan Kepala Kantor Pertanahan Lampri. Disaksikan oleh seluruh Kasi dan Staf serta seluruh Pengurus DPD LDII dan Ketua PC/PAC LDII Kabupaten Bojonegoro. Dilaksanakan di lantai dua aula Kantor Pertanahan Kabupaten setempat, Selasa (09/07/2019).

Dalam acara tersebut, Kantor Pertanahan Kabupaten Bojonegoro sekaligus mengadakan dua kegiatan. Yaitu, “Penandatanganan Nota Kesepahaman Tentang Pemberian Fasilitas Kredit dan Akses Pengembangan Usaha Bagi Masyarakat Penerima Sertifikat Hak Atas Tanah Program Pertanahan Antara Kantor Pertanahan Dengan PT. BPR Jatim Bank UMKM Jawa Timur Cabang Bojonegoro” serta “Perjanjian Kerjasama Tentang Percepatan Pengurusan Sertifikat Tanah Antara Kantor Pertanahan dengan Pengurus DPD LDII Kabupaten Bojonegoro”.

Kepala Pertanahan Bojonegoro, Lampri menuturkan, pada tahun 2019 Instansinya memiliki target 87 ribu bidang tanah yang harus memiliki sertifikat. Dengan adanya MoU ini, Lampri berharap, aset LDII sudah masuk dalam target sertifikasi tanah tersebut.

“Kami senang sekali bekerjasama dengan LDII. Saya well come sekali. Kebetulan seluruh kasi dan staf saya ada disini, yang nanti akan menjelaskan secara detail syarat-syarat pemberkasan jika ada aset LDII yang belum didaftarkan ke Kantor Pertanahan,” jelas Lampri.

Sementara itu H. Saptoto Priyo Rahardjo, Ketua DPD LDII Kabupaten Bojonegoro mengatakan, tujuan MoU antara LDII dengan Kantor Pertanahan ialah untuk memaksimalkan pengurusan sertifikat tanah dan aset LDII yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Diantaranya yaitu Masjid, Musholla, Pondok Pesantren dan Yayasan agar terdaftar secara hukum dan terhindar dari sengketa.

”Dengan adanya penandatanganan MoU ini, pengurus DPD LDII Kabupaten Bojonegoro berharap mendapatkan penjelasan dan gambaran umum bagaimana aset-aset yang dimiliki LDII sah secara hukum.” kata H. Saptoto.

Lebih lanjut terang H. Sapto, Sapaan akrabnya, berharap adanya kerjasama antara LDII dengan Kantor Pertanahan ini diharapkan Masjid, Pondok Pesantren, Musholla dan Yayasan binaan LDII yang sudah terdaftar di Pertanahan dapat meningkatkan.

“Kegiatan ini juga sebagai tindak lanjut penandatanganan antara Kanwil BPN Propinsi Jawa Timur dengan DPW LDII Propinsi Jawa Timur beberapa bulan yang lalu.” terang pria yang juga sebagai pengusaha Bakso Mr. Granat 354 ini kepada ldiibojonegoro.com.

(KIM DPD LDII Bojonegoro)

1+

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *