Dalam rangka mencetak generasi penerus yang unggul dan mandiri, Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Bojonegoro mengadakan pelatihan bagi para pemuda-pemudinya. Pelatihannya sendiri dibagi menjadi dua tempat berbeda dan materi yang berbeda pula bagi kader LDII tersebut.

“Pelatihan ini kita bedakan. Untuk para remaja putra, kita latih cara berbisnis online dan untuk para remaja putri, kita latih cara membuat jajanan tradisional. Agar para peserta bisa fokus dalam menerima materi,” jelas Agus Juminto, Ketua Pelaksana kepada ldiibojonegoro.com. 

Acara yang diikuti oleh ratusan peserta remaja putra dan putri dari utusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII se-wilayah Bojonegoro Barat ini, dihadiri oleh H. Agus Aripin Wakil Ketua DPD LDII, Nanik Sri Watini, Hj. Siti Mutmainah, Rebi dan Nur Hidayati dari Bidang Pemberdayaan Wanita dan Kesejahteraan Keluarga DPD LDII Kabupaten Bojonegoro. Dilaksanakan di Aula PPPM dan Masjid Baitul Muttaqien komplek kantor LDII. Minggu (02/12/2018).

Menurut Wakil Ketua DPD LDII Kabupaten Bojonegoro H. Agus Aripin, Untuk kegiatan berupa pelatihan membuat jajanan dan minuman tradisional kepada remaja putri ini mempunyai tujuan agar, para remaja putri memiliki kecapakan dalam membuat masakan, jajanan maupun minuman tradisional tersebut. Sehingga kelak ketika berumah tangga bisa menjadi ibu rumah tangga yang mampu menbangun kesejahteraan keluarga.

“Ketika generasi muda terbina agamanya dan mempunyai keterampilan sejak dini. Maka, akan menjadi kader yang mampu mensikapi dunia,” tegas H. Agus Aripin.

Disisi lain, tambah H. Agus, pelaksanaan pelatihan bagi remaja putra adalah “Cara Membuat Akun dan Mencari Supplier”. Merupakan pengembangan dari cara berbisnis online yang sudah dijalankan oleh Bidang Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat DPD LDII Kabupaten Bojonegoro. Karena perkembangan zaman sekarang ini, menuntut seseorang mengunakan gadget sebagai alat transaksi keuangan.

“Karena bisnis online ini, merupakan peluang bagi remaja kita untuk hidup mandiri dengan jual beli barang via online. Sehingga bisa mengurangi pengaruh negatif yang ditimbulkan akibat gadget dan bisa memanfaatkan gadgetnya dengan hal yang positif,” terang bapak lima anak ini.

Purnomo, salah satu pemateri bisnis online mengatakan bahwa, tampilan lapak/toko seseorang berpengaruh besar terhadap minat pembeli untuk membeli produk yang ditawarkan. Termasuk juga mencari supplier/rekanan yang menjual barang/produk yang akan kita ajak untuk kerjasama. Maka, harus benar-benar terjaga kualitas produk/barangnya.

“Jika kita salah dalam memilih supplier, kemudian barang/produk tersebut ternyata tidak sesuai dengan yang diinginkan oleh pembeli. Maka, itu akan berpengaruh pada lapak/toko kita. Sehingga penjualan barang/produk semakin menurun,” beber Purnomo.

Dengan adanya kegiatan ini, harapan dari pengurus DPD LDII Kabupaten Bojonegoro adalah mencetak generasi yang unggul, faham agama, berakhlakul karimah dan mandiri. Sehingga cita-cita organisasi yaitu menuju organisasi yang professional religius bisa tercapai. (Attanukhi/KIM DPD Ldii Bojonegoro)

4+

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *