Kepala Satuan Narkotika, Psikotropika Dan Obat-obatan Terlarang (Kasat Narkoba) Polres Bojonegoro AKP Adhi Bambang Tenggani, mengajak pemuda dan pemudi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) untuk memerangi narkoba.

Hal itu disampaikan beliau kepada pemuda dan pemudi LDII ketika menjadi pemateri dalam acara pembukaan “Perkemahan Akhir Tahun Ajaran Cinta Alam Indonesia (PERMATA CAI) 2018”. Acara tersebut diselenggarakan oleh Pengurus DPD LDII Kabupaten Bojonegoro di Aula Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa (PPPM) Jl. Dr Setyo Budi Gg. Mbah Man, Kelurahan Klangon, Bojonegoro. Kamis (12/07/2018).

Menurut AKP Adhi Bambang Tenggani, narkoba merupakan musuh bersama yang wajib diperangi. Karena bisa merusak akhlak dan moral bangsa Indonesia.

“14 Pelaku narkoba Selama 2018 ini sudah tertangani, perang melawan narkoba sama halnya dengan menyelamatkan generasi bangsa. Narkoba telah masuk di segala lini kehidupan dan profesi, sehingga memungkinkan siapa saja terkena pengaruh narkoba,” terang Kasat Narkoba dalam pembukaan materinya.

Peran serta seluruh masyarakat dibutuhkan untuk melawan narkoba. Sebab, pihak kepolisian tidak bisa bekerja sendirian dalam memerangi barang haram tersebut.

“Kita butuh informasi dari masyarakat untuk menangkap para pengguna, pengedar, perantara maupun produsen narkoba. Dengan begitu, pihak kepolisian bisa bersinergi dengan masyarakat untuk perang terhadap narkoba,” Jelas AKP Adhi Bambang.

Sementara itu, Iptu Mulyono, KBO Satres Narkoba Polres Bojonegoro mengatakan, kecanduan narkoba dapat menimbulkan tindakan kriminal bagi penggunanya. Rehabilitasi pengguna narkoba tidak dapat sembuh seratus persen.

Karena efek narkoba meliputi Depresan, (melemahkan kerja otak manusia), Stimulan (memunculkan tenaga/semangat yang berlebihan) dan Adiktif (kecanduan).

“Orang pengguna narkoba, melompat kebawah dari gedung yang tinggi itu hal yang biasa, tidak ada perasaan takut sedikitpun. Dalam pemikiran mereka (penguna narkoba), sama halnya seperti melompat dari kursi/meja, sehingga akibatnya bisa fatal yaitu kematian. Seperti itulah salah satu pengaruh kecanduan narkoba,” terang Iptu Mulyono.

Edi Artha, ketua panitia pelaksanaan PERMATA CAI 2018 LDII Kabupaten Bojonegoro menyampaikan kepada ldiibojonegoro.com bahwa, pemuda LDII memiliki moto kecil terbina, muda berkarya, hidup bersahaja, berkeluarga bahagia, tua sejahtera dan mati masuk surga. Prakteknya, dengan tidak merokok, minum-minuman keras apalagi menyentuh narkoba.

“Untuk itu semenjak genderang perang melawan narkoba ditabuh, warga LDII sebagai bagian dari masyarakat siap membantu kepolisian dalam tugasnya melawan narkoba,” tegas Edi Artha.

Pembukaan asrama PERMATA CAI, menurut Edi Artha, diikuti oleh 450-an pemuda dan pemudi LDII se Kabupaten Bojonegoro. Dilaksanakan selama tiga hari dengan tujuan untuk menggembleng para pemuda dan pemudi LDII agar bisa berakhlakul karimah, alim dan faqih dalam agama serta mandiri. Dengan mempunyai kefahaman agama yang tinggi, maka secara otomatis tidak terpengaruh dengan kehidupan negatif dimasyarakat.

Dihadiri oleh AKBP Ary Fadli Kapolres Bojonegoro, KH Alamul Huda Ketua FKUB, Kapten Inf Suko Maulono Danramil Kota, AKP Adhi Bambang Tenggani Kasat Narkoba, Iptu Mulyono KBO Satres Narkoba Polres Bojonegoro, Kepala Kelurahan Klangon, Babinkamtibmas Klangon dan seluruh jajaran pengurus DPD LDII Kabupaten Bojonegoro.

4+

Users who have LIKED this post:

  • avatar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *