Presiden RI Joko Widodo menyampaikan secara gamblang tentang isu yang beredar dimasyarakat. Bahwa ia adalah kader dan keturunan Partai Komunis Indonesia (PKI). Semua itu disampaikan ketika membuka acara Rapat Kerja Nasional Lembaga Dakwah Islam Indonesia (Rakernas LDII) 2018 di Pondok Pesantren Minhajurosyidin, Jakarta, Rabu (10/10/2018).

“Ini yang saya alami baru-baru ini, sering sekali saya ditanya apakah menjadi kader Partai Komunis Indonesia (PKI), heran saya, saya lahir tahun 1961, padahal pemberontakan PKI ini terjadi tahun 1965. Lha apa ada PKI balita..??” terang Jokowi disambut geerr peserta.

Dalam sambutannya, Jokowi mengajak untuk membina ketentraman dan ketenangan hidup dalam bermasyarakat. Karena menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) seperti ini, banyak pihak yang menjatuhkan nama baik seseorang. Baik melalui media sosial atau menjatuhkan  secara langsung didepan publik.

“Mari kita beradu ide, gagasan, program-program, pemikiran-pemikiran untuk kemajuan bangsa. Padahal itu hanya isu yang dihembuskan untuk menjatuhkan dan memojokkan seseorang, termasuk kepada saya,” beber Jokowi tegas.

Jokowi berharap, pelaksanaan Pilpres dan Pileg tahun depan berjalan sesuai dengan harapan masyarakat yaitu jujur dan adil. Sehingga terpilih pemimpin-pemimpin yang berkualitas yang kelak mampu menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar.

 

0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *