“Men Sana In Korpore Sano”. Pepatah Yunani kuno yang berarti “Didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat”. Jiwa kuat dalam diri seseorang bisa dikatakan sehat tubuh secara jasmani dan rohani.

Itulah yang mendasari Pengurus Bidang Pemuda dan Olahraga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Bojonegoro mengadakan Turnamen Futsal Remaja antar Pimpinan Cabang (PC) LDII se Kabupaten Bojonegoro.

Bertempat dilapangan futsal EZ Desa Bangilan, Kecamatan Kapas, ini diikuti oleh 12 tim dibawah binaan PC LDII Kabupaten Bojonegoro wilayah barat, Sabtu-Minggu (14-15/04/2018).

“Kita coba menggelar turnamen futsal ini bagi para generasi muda, agar mereka bisa mengembangkan minat dan bakatnya. Sehingga waktu luang selama liburan, bisa digunakan untuk kegiatan yang positif,” jelas Koeswantoro Ketua Bidang Pemuda, Olahraga dan Seni Budaya DPD LDII Bojonegoro ini kepada ldiibojonegoro.com. 

Menurutnya, dengan diadakannya turnamen seperti ini, diharapkan generasi muda tidak terpengaruh dengan dunia luar yang mengarah pada hal negatif. Prestasi yang dibanggakan bukan pada pergaulan liar dan bebas.

“Dan ini sudah menjadi agenda tahunan organisasi, tahun ini adalah turnamen futsal yang kedua,” tambahnya.

Abdullah Faqihudin, Ketua panitia menjelaskan, bahwa kegiatan ini diharapkan bisa memupuk kekompakan antar sesama pemuda LDII antar PC. Sehingga terbentuk cemistry antara sesama pemuda. Jika sudah terbentuk, maka mudah sekali untuk diarahkan ke hal yang positif.

“Alhamdulillah turnamen berjalan dengan lancar, semoga kedepan tambah sukses lagi dengan harapan mengadakan turnamen antar PC LDII se Kabupaten Bojonegoro, karena ini baru diwilayah barat saja,” harap Faqihuddin.

Dalam turnamen ini, panitia menyediakan piala bergilir dan uang pembinaan bagi pemenang. Diantaranya direbut oleh PC Trucuk yang keluar sebagai juara 1, PC Kanor juara 2, PC Dander juara 3 dan PC Kota Bojonegoro sebagai juara 4.

“Selamat bagi para pemenang,” tambahnya singkat.

Sementara itu, Dody Satrio Nurkholis, salah satu peserta dari PC Kota Bojonegoro menyampaikan, bahwa apa yang diperjuangkan dilapangan bukan semata-mata memburu gelar juara, akan tetapi kerukunan dan kekompakanlah yang dicari ditiap pertandingan.

“Terbukti dalam setiap pertandingan, tidak ada gesekan antar pemain. Bahkan suppoter pun bisa duduk berdampingan di sisi lapangan,” jelas DSN sapaan akrabnya.

Turnamen ini hasil kerjasama antara Bidang Pemuda, Olahraga dan Seni Budaya DPD LDII Kabupaten Bojonegoro, Penggerak Pembina Generus (PPG) Bojonegoro Barat dan Kemandirian Muda-Mudi (KMM) Bojonegoro Barat. Disponsori oleh Koperasi Simpan Pinjam Dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) BMT AMANAH 99, Bakso Mr Granat Galipat dan DSN SPORT 354.

 

 

 

5+

Users who have LIKED this post:

  • avatar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *