Masjid merupakan tempat ibadah bagi setiap muslim. Pengelolaannya harus dijalankan dengan baik, sehingga setiap muslim dapat beribadah dengan nyaman dan khusyu’. Dakwah baik bil lisan maupun bil hal dapat terselenggara. Untuk itu, bekerja sama dengan Baznas Bojonegoro, Dewan Masjid ndonesia (DMI) Bojonegoro menggelar Training Manajemen & Standardisasi Mutu Masjid pada siang ini (07/11) di Masjid Al Ikhlas Polres Bojonegoro.

Hadir sebagai narasumber adalah Drs. H. Mas’ud Ali M. Ag, Ketua Umum Yayasan Sabilillah Kota Malang. Masjid Sabilillah Kota Malang meraih Penghargaan dari Kemenag RI sebagai Masjid Percontohan Nasional tahun 2016. Masjid ini menjadi masjid sempurna dan paripurna dengan penilaian tiga aspek sekaligus, yakni aspek imarah (aspek peribadatan), idarah (aspek manajemen), dan aspek ri’ayah (perawatan dan pemberdayaan).

Kyai Mas’ud merasa sangat senang dapat hadir di Bojonegoro untuk berbagi pengalaman dalam pengelolaan Masjid.

Ali Mustofa, M. Ag, selaku ketua panitia menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendorong para Takmir Masjid lebih giat dalam memakmurkan Masjid sebagai pusat kegiatan umat, pusat pendidikan dan ekonomi, serta sebagai ajang silaturahim Takmir Masjid se-wilayah Bojonegoro.

Untuk mengikuti kegiatan tersebut, Takmir Masjid Baitul Muttaqin, Jl Dr Setyobudi no 9 Bojonegoro, mengutus Ust. Wahyu Hidayat dan Ust. Syahri Romadon. “Alhamdulillah, kami dapat mengikuti kegiatan ini, semoga Masjid Baitul Muttaqin dapat lebih meningkat pengelolaannya sehingga jamaah semakin betah berkegiatan di Masjid”, terang Ust. Syahri Romadon bersemangat.

0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *